293view

Pra-Praktik Klinik Kebidanan

 

Pra-Praktik Klinik Kebidanan: Mahasiswi Praktikan MOJ Assiaaappppp!!!!!

Patrang. Jumat Siang, Sejumlah mahasiwa D-III Kebidanan Jember mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) Kebidanan dalam rangka Pra-Praktik Klinik di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Ujian ini penting sebagai prasyarat sekaligus pemantapan persiapan pelaksanaan praktik klinik kebidanan (PKK) pada instansi RS Tipe A terbesar di Jawa Timur tersebut. Pada semester ini, 21 Mahasiswi tersebut harus menunjukkan kebolehan pengetahuan teori dan kepiawaian keterampilan kebidanan dalam beberapa sasaran skill uji yang telah ditetapkan di hadapan TIM Penguji a.l keterampilan klinik Ante Natal Care (ANC), Post Natal Care (PNC), Intra Natal Care (INC), dan Keterampilan Dasar Kebidanan (KDK).

Rapat CI 2019 : Mengawal Praktikan Optimal Di Lahan

Praktik Klinik Kebidanan Mengasah Calon Bidan Teladan

Ariefa Quinta, berharap pada Ujian Kompetensi ini, seluruh peserta percaya diri mampu unjuk kebolehan keterampilan kebidanan yang diujikan dengan mantap, hal ini realistis karena mereka telah memperoleh ketuntasan praktik dan teori yang komprehensif saat perkuliahan. Berdasarkan agenda akademik, kegiatan PKK yang memiliki bobot 4 sks ini dijadwalkan terhitung mulai tgl 16 Feb s.d 18 Maret 2019 di Surabaya dan berikutnya terjadwal penempatan di RS wilayah Jember dan sekitarnya. Kelak, di RSUD Dr Soetomo, para praktikan akan ditempatkan di Ruang Anak, Kandungan, Bersalin, dan Ruang Nifas serta Poli Anak, Pol Kandungan, dan POSA (Poli Onkologi Satu Atap) dan pada akhir program, mereka akan memperoleh sertifikat dari institusi, tambah Dian Abby, Koodinator Akademik.

Cita Polkesma

Uji Keterampilan KDK

Uji Kompetensi in Action

Bertempat di Gedung Laboratorium Lt. 2, di stase-stase uji yang telah disiapkan, para peserta harus mempraktikkan keterampilan asuhan kebidanan dihadapan Bu. Tri, Bu. Rossi, dan Pak. Budi, panggilan akrab TIM Penguji dari instansi Dr. Soetomo itu. Pada setiap stase menyajikan pengujian keterampilan secara komprehensif untuk mengukur asuhan kebidanan tertentu. Pantauan penulis, secara keseluruhan, kegiatan Ukom berjalan lancar dan khidmat, terlihat dari sisi luar ruangan tampak para peserta uji cekatan dalam mensimulasikan keterampilan uji yang diminta dan responsive terhadap sejumlah pertanyaan dari penguji.

Meski Nervous Eksis Jalan Terus

Nervous Pertanda Kegiatan yang Dilakukan Penting

Ditemui selepas Ujian, Maryatul Qibtiyyah, menuturkan bahwa ia telah mempersiapkan diri untuk moment penting ini, baik pengetahuan teori dan kemahiran praktik. Meskipun, sempat ada kegugupan menyelimuti pada permulaan, namun berkat motivasi dosen-dosen dan rekan-rekannya, ia akhirnya bisa lepas dari nervous sehingga bisa mengeluarkan kemampuan yang terbaik. Hal senada juga disampaikan, Nur Mufida yang menyatakan kelegaan hati yang dia rasakan usai mengikuti Uji Kompetensi ini. Kedua mahasiswi D-III Kebidanan itu, secara kompak menyatakan optimis bisa lolos dan senang bisa melewati tahapan-tahapan ujian dengan lancar.

Maryatul Qibtiyyah (kiri) dan Nur Mufida

Usaha Berbanding Lurus Dengan Hasil

Tibalah kegiatan Ukom berakhir, secara bulat TIM Penguji menyatakan bahwa keseluruhan mahasiswa uji telah dinyatkan lulus dan berhak mengikuti Praktik Klinik di RS yang memiliki motto “Noto Roso, Among Roso, Mijil Tresno, Agawe Karyo ” tersebut. Sontak, pekik Alhamdulillah dan ekspresi syukur terlukiskan disetiap wajah-wajah calon bidan muda tersebut. Kelulusan 100% tersebut adalah wujud nyata pencapaian optimal atas ikhtiar dan sinergi mahasiswa dengan semua pihak. “Meski cukup melelahkan, saya senang para peserta uji telah berhasil mencapai sasaran kompetensi uji yang telah ditetapkan”, ungkap bapak Tris.

Peserta Uji, Tim Penguji, dan Dosen MOJRSUD Dr. Sutomo, Kami Asssiaappp!!!

Photo taken by Zaenal, and credit goes to Iva Firdayanti, Fheni Ramadhani, Dwipa Tiersa, Dian Abby, Ariefa Q, Yuniasih Purwaningrum

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook