▴cover▴ - Edukasi terpadu megenai kesehatan remaja dan pemberdayaan remaja
- SPMB Jalur Bersama Tahun 2026
- Getas Panti Langkah Strategis Berantas Stunting di Panti Jember
- SPMB Jalur Prestasi Tahun 2026
- MENUJU GENERASI EMAS, PARA GURU DI JEMBER DIBERI KOMPETENSI KESEHATAN REMAJA
- Jember Kidul (Jeki) Sigap PTM bersama Polkesma
- Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SIPENMARU) Jalur Mandiri Tahun 2023
- Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SIPENMARU) Jalur Uji Tulis Bersama (SIMAMA) Tahun 2023
- Jadwal Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SIPENMARU) Jalur PMDP T.A 2023/2024
- Pelantikan, Pengambilan Sumpah dan Serah Terima Jabatan Wakil Direktur Poltekkes Kemenkes Malang
Getas Panti Langkah Strategis Berantas Stunting di Panti Jember
“GETAS Panti": Langkah Strategis Berantas Stunting di Panti Jember
JEMBER – Dalam upaya nyata menekan angka stunting di Jawa Timur, Tim Pembinaan Wilayah Berkelanjutan dari Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember, Poltekkes Kemenkes Malang (Polkesma), resmi melaksanakan program bertajuk "Gerakan Hebat Tanpa Stunting (GETAS) Panti". Program edukasi dan pendampingan ini difokuskan di wilayah kerja Puskesmas Panti, Kabupaten Jember, sepanjang tahun 2025.
Dipimpin oleh I Gusti Ayu Karnasih, M.Kep., Sp.Kep.Mat., kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang komprehensif, mulai dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember hingga perangkat desa setempat.
Pendekatan Multi-Target
Program GETAS Panti tidak hanya menyasar satu kelompok, melainkan melakukan intervensi pada beberapa pilar utama masyarakat:
-
Remaja: Fokus pada pembentukan Posyandu Remaja sekolah untuk meningkatkan kesadaran konsumsi tablet tambah darah serta edukasi mengenai kesehatan reproduksi guna mencegah pernikahan dini.
-
Kader Posyandu: Melakukan pelatihan intensif untuk meningkatkan keterampilan dasar dan pengelolaan data posyandu yang lebih baik.
-
Ibu Hamil & Nifas: Mendorong pemeriksaan rutin serta memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pemberian ASI Eksklusif melalui pembentukan kelompok pendukung ASI.
-
Sistem Layanan: Melakukan investigasi lapangan untuk menemukan akar permasalahan tingginya angka zero dose imunisasi di wilayah tersebut.
Sinergi Akademisi dan Praktisi
Keberhasilan program ini didukung oleh tim ahli yang terdiri dari 13 dosen pakar di bidang Kebidanan dan Keperawatan, serta dibantu oleh 6 tenaga kependidikan dan 27 mahasiswa. Melalui aksi ini, Polkesma berharap dapat menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah, HaKI, serta media edukasi seperti buklet dan poster yang dapat terus digunakan oleh masyarakat lokal.
Dengan adanya program GETAS Panti, diharapkan Kecamatan Panti dapat menjadi model wilayah binaan yang mandiri dalam pencegahan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan

.png)




